♫•*¨*•.¸Aku Dan Kerinduan¸.•*¨*•♫



Aku dan kerinduan..........

Jam menunjukkan pukul 02:17 , aku terbangun dalam lelap tidurku. Ku langkahkan kaki menuju kamar mandi untuk sejenak menyegarkan wajah karena hendak bersujud pada-Nya. Dinginnya malam ini tak sedingin ketika ku melihat wajahmu tadi siang. Bahkan, ku tangkap dari pesan dan status jejaring sosialmu ada kecemburuan disana. Dan aku............. lagi-lagi aku yang salah di matamu.

Malam ini akan ku habiskan waktu indahku bersama-Nya, ku curahkan segala kesah dihatiku termasuk engkau yang menjadi misteri di hariku. Betapa tidak, tingkahmu membuat aku bingung dengan semua ini. Ya Rabb... tunjukilah kami jalan yang lurus. Jalan orang-orang yang Engkau berkahi, agar semakin besar rasa cintaku pada-Mu.

Ku gelar sajadah cintaku dengan perlahan, hawa malas masih menyelimuti kalbuku. Namun, tak ku biarkan iblis merajai hatiku !!

Selesai sholat, ku perbanyak istighfar malam ini. Agar semakin kusadari dosa-dosaku yang kian menumpuk di setiap hariku. Yah.... aku memamng bukan muslimah yang baik, namun setidaknya aku masih mengingat dosa yang kuperbuat. Bahkan ketika selesai sholat pun ku perbanyak istighfar agar aku tidak menjadi orang yang sombong. Mungkin saja dalam sholatku ada kesalahan yang tidak sengaja aku perbuat -mungkin-.

*****

Ya Illahi...
Begitu indah rasa di hati yang kian mekar tersiram hari,
Lambat laun kian terisi dengan datangnya si pujangga hati.
Entah dia atau bukan jodohku nanti,
Namun dialah kini yang sekarang dihati..

Ya Robbul Izzati...
Dalam penantian bertasbih harap dan mimpi
Terlintas dalam benak si pangeran hati
Yang mulai menggerogoti untuk berfatwa akan diri
Bilamana dia jodohku nanti
Betapa bersyukur diri yang sedang merindui ini
Bila pun tidak dia jodohku nanti
Hati akan sedikit terperi
Namun bila ini yang terbaik untuk diri dan keluargaku ini
Tak lupa bersyukuri dan pasti mencintai suamiku nanti...

*****

dia bukan sosok pemuda kaya lagi tampan nan rupawan, hanya sebongkah arang hitam namun mampu menghangatkan diri dan kedamaian dalam hati. Cukuplah aku dan Allah yang tau tentang perasaan ini. Jauh dimata namun dekat dihati... yah, inilah cinta yang dikata orang. Tapi, tak kan kubiarkan cinta ini mengurangi rasa cintaku pada-Nya. Namun, akan kujadikan pelajaran diri untuk mencocokkan dengan yang dicintai. Bagaimana mungkin seorang biasa mendapat jodoh yang sholeh nan sopan akhlaknya. Bila diri ini masih berlumur dosa dan jauh dari kata sholehah.

Selesai ku bermunajat, kubuka laptop kecilku tempat aku menulis segala asa yang ada dihati. Bukan berarti curhat pada laptopku ini. Namun, menulis adalah kegemaranku. Buku ??? yah, memiliki buku karanganku sendiri nadalah juga impianku. Walau aku gadis desa, setidaknya aku punya mimpi -semoga saja terwujud –

Ku buka catatan demi catatan kecilku... alhamdulillah, ada perbaikan diri yang tergambar dalam setiap tulisan jelekku. Bukan berarti karena sang ikhwan sejati, namun lebih kepada Illahi. Karena yang baik akan mendapat yang baik dan begitu pula sebaliknya. Namun, yang baik di mata kita belum tent5u baik mata Allah dan sebaliknya pula. Waalahu’alam bisshowab tentang kebenarannya namun aku hanya memperbaiki diri dan mengimani setiap kalam dan surat cinta-Nya kini.

Allah... ajari aku untuk setia pada satu hati. Karena bagaimana pun aku tak boleh mempermainkan hati dan perasaan yang Engkau berikan kini. Dia.... semoga saja kelak di satukan dalam iktan suci yang Dia berkahi. Aamiin ya rabbal ‘alaamiin...

"...dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah. Mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya pada Allah ..."
(QS. al-Baqarah:165)

1 komentar:

----------------------------------------------------------------------------