♫•*¨*•.¸ Dia Sosok Sederhana Yang Mengetuk Hatiku ¸.•*¨*•♫


Dia Sosok Sederhana yang Mengetuk Hatiku

Dia bukanlah sosok yang rupawan lagi hartawan
Namun, lewat keimanan aku mengakui aku telah tertawan dihatinya
Menelusuri jejak langkah di setiap detik kehidupan yang aku lalui
Belajar menyayangi dia dengan segenap ketulusan yang aku punya

Tak lama ranting-ranting yang telah berguguran ini mekar dengan pink di setiap dahannya
Panoramanya indah, seindah sakura yang ku idamkan di musim gugur
Deraian demi deraian kelopaknya jatuh menyapa sepiku yang dahulu setia
Kini, kesederhanaanya melekat dalam hariku

Lewat sujud di lembaran malam aku bermunajah pada-Nya
Berharap dialah yang terakhir dalam pelabuhan yang penuh belukar ini
Tidak yang pertama memang, namun siapapun dia....
Dia adalah sederhana yang menyapa jiwaku di selipan doaku kini

`setiap manusia punya masa lalu, namun setiap manusi berhak punya masa depan yang lebih baik`

Aku selalu menguatkan pijakan kakiku ketika aku rapuh dengan kata itu
Dia dan segala masa lalunya terkadang membuat aku harus lebih bersabar dengan penantian ini
Dan aku pun sadar bahwa aku juga bukan sosok malaikat yang tak berdosa
Masa laluku ? telah ku buang jauh dengan rapi di kotak hitam itu !

Aku telah menetapkan pilihan saat ini dihadapan keluargaku
Itu berarti aku harus berkomitmen dengan semua yang telah ku katakan pada keluargaku
Dan kamu ?? ...
Setitik harapan terbentuk menjadi senyum untuk masa depanku
Walau aku tak pernah tau kapan semua ini akan indah pada waktunya

Kesabaran demi kesabaran ku rajut dalam kediamanku
Perjuangan demi perjuangan di hari depan mungkin akan kami lakukan bersama
Bila memang dia rela berjuang demi cinta ini...
Demi hubungan ini...
Berharaplah jiwa-jiwaku yang temparang
Membumbung tinggi terbang di atas awan
Karena engkau,
Adalah sederhanaku dalam tawaku...

Sulit bagiku untuk mengungkapkan semua dalam kata
Karena kebisuan kata setiap aku menatapnya
Dan imajiku yang berbicara di keheningan malamku mengukir indah sosoknya
Yang terpahat dengan jelas di benakku saat ini

Dia..... sosok sederhana di perjalanan sepi panjangku selama ini
Dia..... pelangi di hujanku
Dia..... calon imamku kelak *Insya Allah
Mencintamu....

Perbaungan, 07 September 2012
Al-Madinatul Siti Munawwaroh

4 komentar:

  1. subhanallah.......
    dibalik seyumnya terpancar kebahagian dan kedamaian...

    BalasHapus
  2. alhamdulillah... semoga bahagia ini selamanya walau mendung kadang bersiap menghadang mentari, tapi pelangi telah terpatri di bilik matanya

    BalasHapus
  3. subhanallah...kisah yang mengharukan ukhti..semoga diberkahi dan dimudahkan jalannya :)
    inspiratif sekali :)

    BalasHapus

----------------------------------------------------------------------------