Menulis





 * Menulis *

Kata yang entah sejak kapan aku melupakannya, kesibukan demi kesibuakn benar-benar melupakanku dengannya. Bahkan sekedar untuk mmbaca buku koleksiku saja aku sudah malas. Ah, entahlah penyakit malas ini kian tumbuh dan merusak hariku saja. Ku akui, aku lebih bahagia berusaha dengan rumah Bm daripada membaca buku. Ya Allah, padahal membaca adalah jendela dunia tapi lagi dan lagi sifat malasku datang.

Rabu, 04 Jui 2014
Hari ini ada yang meneleponku, sahabat yang sudah lama tak ku dengar kabar darinya. Bahkan, aku kira dia sudah melupakanku namaun hari ini dia meneleponku. Sebuah permintaan maaf darinya dan menanyakan ghirahku tentang menulis, dan kukatakan dengan jujur padanya “Aku sudah lama tidak menulis”. Kecewa…. Ya, aku tahu itu dari perkataannya ditelepon. Kembali ia menyemangatiku untuk menulis, untuk menyampaikan pesan cintaku kepada para pembaca, untuk menyampaikan dakwah sampai kemana saja, pada siapa saja yang membaca kisahku ini. Bahkan, jelas ku ingat sekali dulu teman ODOJ ku berkata “Ini Mba Muna yang punya FB Al-Madinatul Siti Munawwaroh kan ? Aku suka membaca tulisan Mba, tai sekarang sudah jarang menulis ya Mba ?” Saat itu aku hanya bisa meringis, ketahuankan malas nulisnya untung masih dikenal sebagai penulis. Hehehehe

Kembali ke 04 Juni, yah… Dia menyemangatiku dengan berbagai cara, bangkit, ayooo sukai menulis. Dia berkata kepadaku tentang para penulis perempuan, tentang penulis yang sukses membuka mata para pembac, yang sukses menghipnotis setiap mata para pembaca dan ghirahku mulai kembali walau sedikit.
Ditutup dengan sebuah permintaan maaf, entahlah.. penulis itu memang tidak bisa ditebak apa dan bagaimana ia berinteraksi dengan dunianya. Karena kami hanya mampu menyampaikan denan menulis.


Kamis, 05 Juni 2014
Kembali tentang menulis, teman sekelasku menanyakan tentang buku “Dalam Dekapan Ukhuwah” karya Salim A.Fillah , sempat penasaran dengan buku itu namun karena tidak menemukannya lagi dipasaran jadi lupa untuk mengingatnya. Aku ? sudah tidak ada semangat lagi untuk mencari tahu tentag buku itu lagi.

Dan…..
Hari ini dimushollah kampusku, mantan kakak Mentoringku memberikan buku “Dalam Dekapan Ukhuwah” yang selama ini aku idam-idamkan. Apalagi ini ? Ya ampuuuuuun… Aku mulai harus rajin membaca, mulai harus rajin lagi untuk menulis. Mungkin ini jawabannya akibat kemalasanku yang sudah luar biasa ini.

 Ya Allah, ampuni aku…
Hari ini, setelah sekian lama aku tidak menulis apapun tentang diriku, dan kini aku kembali membuka laptop, kembali menggoreskan kata, kembali menyeruak tabir dalam kehidupanku. Semangaaaaaatttt !!!

Medan, 05 Juni 2014
Siti Munawwaroh
Twitter : @Siti_Muna26
Baca Selengkapnya

Aku Bukan Akhwat Eksklusif




Bukan karena aku akhwat eksklusif
Aku lantas tidak berteman dengan yang lain
Hanya saja, aku sedang menguatkan hati lalu menebar kebaikan di dunia ini

Aku bukan akhwat eksklusif
Aku hanya butuh sebuah sandaran ukhuwah untuk menguatkan jalan dakwah ini
Aku bukan akhwat eksklusif
Syuro dan amanah lain bukanlah penghalang
Tapi menegakkan pendar-pendar Islam
Inilah jaan dakwah hai ukhty !

Aku bukan akhwat eksklusif
Aku berjalan menelusuri gelapnya malam bukan demi amanahku
Tapi ini demi Agamaku, demi Rabbku, demi Ukhuwah yang kunamakan perjalanan dakwah

Mari Ukhty,
Pegang tanganku dna rasakan bahwa ukhuwah itu indah
Pundakku mampu menyamankanmu dengan keluh kesahmu Ukhty

Ukhty…
Bukan aku memilih dengan yang berjilbab lebar saja, atau yang sudah baik akhlaknya
Tapi Ukhty, aku butuh belajar agar suatu saat aku bisa mengajakmu kedalam kebaikan

Ukhty…
Bukan aku eksklusif hingga melupakan persahabatan kita
Aku ingi, kau tidak kecewa mempunyai sahabat sepertiku yang penuh kekurangan ini
Aku mau, kau mengikuti jejak dakwah ini Ukhty
Merasakan lezatnya ukhuwah berbalu keimanan ini Ukhty

Ukhty sayang….
Maafkan aku yang kadng lupa mengajak kalian ke taklm atau pengajian
Maafkan aku yang kadang berjalan sendiri tanpa merangkul kalian
Maafkan sikap yang egois ini Ukhty.

Namun Ukhty, dihatiku yang paling dalam
Aku sangat ingin memeluk Ukhty
Menyisahkan sedikit waktu kita untuk duduk bersama
Atau sekedar mengatakan bahwa, Aku mencintaimu karena Allah

Ukhty…
Maaf sikap kami yang tertutup ini
Mulai saat ini, tidak ada lagi aku atau Ukhty
Tapi kita bersama menuju kebakan mencari hidyah itu Ukhty
Tapi kita akan bersama menuju Surga-nya Ukhty
Dan aku berharap, engkau mau mengulurkan tanganmu untuk sebuah perjalanan dakwah ini Ukhty
Untuk bersama membangun Agama ini Ukhty
Bersama kita menegakkan syariat Allah ini Ukhty

Ukhty…
Maafkan kami yang eksklusif hingga membuatmu merasa dijauhi
Saat ini, dakwah butuh orang-orang yang amanah Ukhty
Mari Ukhty, bergabunglah bersama kami
Kita tegakkan syariah Allah itu ukhty
Kita hancurkan musuh-musuh Islam itu Ukhty
Aku yakin, kau pasti sangat menginginkan kemenangan Islamkan Ukhty ??
Hanya engkau malu karena berbeda dengan kami

Tidak Ukhty,
Pakaian ini, jilbab ini..
Masih ada waktu untuk berubah Ukhty
Semangat Ukhty, aku yakin engkau bisa mengejar ketertinggalan ini Ukhty

Ukhty,
Salam sayang dari akhwat yang kau sebut eksklusif ini
Dalam hati kami
Kami merindukan keberadaanmu di lingkaran Ukhuwah kami Ukhty !

Medan, 09 Juni 2014
Siti Munawwaroh
@Siti_Muna26

Baca Selengkapnya

Tanpa kata hanya ketikan



Rindu…
Tiba-tiba saja kata itu menyapa di mala mini
Entah kappa mulainya, namun aku merasakannya
Mengukir setiap kenangan dalam frame berdebu
Aku ingin menangis dan memeluk kalian 1 per 1
Aku rindu…

Aku rindu kalian ejek
Aku rindu kalian hina
Aku rindu kalian puji
Aku rindu nasehat kalian
Sunggu aku rindu…

Kita dekat tapi tak saling menyapa
Kemana kekeluargaan itu
Apakah aku sendiri dalam keterasingan ?
Aku mencoba melangkah meninggalkan masa lalu
Namun, tangis dan tawa masih menyatu
Tidak bergeser sedikit pun

Tawa kita, marah kita, tangisan kita
Kita masih berteman kan ?
Kita pernah bersama
Ingatkah kau kawan ?

Aku beda dari kalian, aku akui itu
Tapi dengan perbedaanku kalian menerimaku
Karena kita berbeda kita menjadi satu
Keluarga…. Bersama…..
XII IPS Unggulan
Aku rindu…

Tuhan, jika waktuku masih panjang
Jika nafas ini masih engkau berikan
Aku ingin bersama mereka
Menghabiskan sisa waktu sebelum semuanya pergi
Merasa bahagia sebelum kau ambil nyawaku

Tuhan, aku tak mau terlihat dengan linangan air mata
Semoga Engkau menyentuh hati mereka dengan doaku
Aku rindu.. sungguh.. aku rindu..

Medan, 13 maret 2014
Siti Munawwaroh
Baca Selengkapnya

Selaksa Cinta Bidadari HidupkuSelaksa Cinta Bidadari Hidupku














Jika saja kau ingin ku menjelma laksana api
Kan kulakukan untukmu..
Agar kau merasakan kehangatan

Dalam setiap air mata yang kau tumpahkan.

Jika kau ingin ku menjelma laksana angin
Kan kulakukan untukmu
Agar kau merasakan kesejukan
Dalam setiap tarikan nafasmu

Jika kau ingin ku menjelma laksana air
Kan kulakukan untukmu
Agar kau tak merasa dahaga...
Dalam setiap tetes peluh yang membanjir

Wahai Bidadari hidupku...

Surga yang ada di telapak kakimu, membuatku gemetar..
Ku takut kehilangan ridhamu.
Surga yang ada di telapak tanganmu, membuatku menggigil..
Ku takut kehilangan belaian manjamu...
Jangan...jangan kau tinggalkanku, tanpamu ku tak akan mampu bernafas..

Wahai Malaikatku yang tak bersayap...

Maaf, bilaku membuat mutiara di matamu tak mau mengering..
Ku yang kerap kali tak mau menurut padamu..
Ku yang kerap kali membantahmu..
Bahkan ku yang kerap kali membentakmu...
Aku memohon ampun padamu
Jangan kau tinggalkanku tanpa ridhomu.

Bidadari hidupku...Malaikatku...

Engkaulah Ibu...
Selaksa cinta di setiap namamu
Senyum ketulusanmu bak cahaya yang menyinari dunia ini
Tak ada yang mampu hidup tanpa cahaya..
Berikanlah aku sinar kasih sayangmu
Agar aku mampu hidup dalam pusara kefanaan.
Baca Selengkapnya

Hanya Sebuah Alasan, Mengapa Senyumku Menghapus Tangisku…


Hanya Sebuah Alasan, Mengapa Senyumku Menghapus Tangisku…

Kita terlihat baik bukan karena kita baik, namun Allah telah menutupi aib kita.
Kita tersenyum bukan karena kita bahagia, namun selalu ada alasan untuk kita bersyukur
Kita tertawa bukan karena kita senang, namun akan ada keceriaan yang menghapus luka

Setiap manusia mempunyai impian, berani bermimpi harus berani menanggung masalah
Saat kita teralhir ke dunia, maka saat itulah kita bersiap menghadapi masalah

Allah telah titipkan kita sebua kekuatan, sebuah ketegaran
Allah berikan kita tangisan dan senyuman
Allah terus
Allah lagi
Allah selamanya

Maka nikmat Tuhan mana lagi yang engkau dustakan ??!!!

Medan, 20 februari 2014

Baca Selengkapnya

Gerakan Menutup Aurat





Medan-ORBIT: Lembaga Dakwah Kampus (LDK) dan Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) USU menyelenggarakan kampanye menggunakan hijab bertajuk “Every Where, Every Moment, You and Me With Hijab” Jum’at (14/02) di Kampus USU Medan.

Ditemui Orbit Digital di Pintu 1 USU, Kamis (13/02) Sekretaris Panitia, Arinda mengatakan acara ini akan menggandeng tujuh SMU se kota Medan dan memberikan hijab tutorial di lima titik posko LDK.

“Selain itu kami juga akan membagikan hijab dan sticker secara gratis” ujarnya.

Selain itu mahasiswa Fakultas Ekonomi Manajemen stambuk 2011 ini menambahkan bahwa puncak acara tersebut akan berlangsung di depan gerbang Kolam Renang Selayang jalan Dr. Mansyur pada pukul 10.00 WIB.

“Insya Allah besok pukul 10 semua akan berkumpul di depan Kolam Renang Selayang setelah lakukan long march, aksi teatrikal dan bagi hijab gratis. Dan disana kami juga akan lakukan orasi” tutupnya.



Laporan| MY Rahman Siregar
Editor|Irma

Sumber : http://www.harianorbit.com/mahasiswi-usu-kampanyekan-gerakan-menutup-aurat/

Baca Selengkapnya
----------------------------------------------------------------------------